Roy Suryo: Anda Benar Tapi …
April 13th, 2008
“Roy juga menyayangkan karena masih ada blogger yang memperburuk citra blog. Padahal perkembangan blog di Indonesia semakin pesat dan mulai mendapat kepercayaan publik, dari yang dulunya salah kaprah karena blog dianggap seperti buku harian, kini isinya sudah memajang informasi yang bermanfaat bagi publik.”
Paragraf di atas saya kutip dari detik. Dengan demikian Roy Suryo benar, karena memang dalam hal apapun selalu saja ada ‘oknum’ yang bertindak negatif barena tidak tahu itu negatif atau karena kesengajaan, termasuk dalam soal nge-Blog. Namun kutipan berikut yang juga dari detik :
“Situs Depkominfo menjadi korban pertama ‘reaksi ‘ hacker tanah air atas disahkannya Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). ”
Yang menjadi pertanyaan, hacker diatas itu pernyataan Roy Suryo atau dari detik? Karena kalau dari detik berarti detikpun ikut-ikutan latah.
“Menurut Roy, pelakunya adalah ‘mereka’. Siapa ‘mereka’ yang dimaksud Roy? “Kelompok blogger dan hacker yang selalu bertindak negatif adalah pelakunya. Hal ini membuktikan, yang namanya blogger dan hacker Indonesia belum bisa mencerminkan citra positif,” tegas Roy kepada detikINET, Kamis (27/3/2008).”
Kelompok blogger dan hacker yang disebut diatas jelas salah dalam penempatan atas waktu dan tempatnya. Hacker jelas merupakan sebutan bagi kelompok dengan niat baik yang merupakan antonim dari cracker. Untuk istilah blogger seharusnya jangan diasosiasikan dengan hal-hal negatif, mungkin perlu istilah khusus buat yang suka ‘bertindak negatif’ tersebut, apa ya? “Blogger Negatif“? Ah gak keren.
Perlu batasan yang jelas arti ‘blogger negatif’ dan ‘blogger positif. Sebab bisa muncul penyataan, seperti yang diutarakan oleh priyadi bahwa ‘negatif bagi seseorang bisa menjadi positif bagi orang lain’. Bagi saya pernyataan ini jelas gak bisa dibenarkan. Meski saya sendiri belum membaca secara detik UU ITE, tetapi mestinya ada atau perlu diadakan point khusus tentang aktifitas Blogging dan semacamnya.
Inlinks :






